Anak Krakatau dan Sejarah Letusan Terhebat
06 Mar 2014 - 08:23:46
Krakatau sebenarnya sudah tidak ada lagi telah lenyap ditelan lautan. Yang tersisa adalah gunung anak krakatau yang terbentuk dari erupsi air laut.Menurut Profesor Nakayama salah seorang ahli gunung berapi asal Jepang, puncak Anak Krakatau masih aman walaupun aktif dan sering terlihat letusan kecil, itu pun terjadi pada saat-saat tertentu.

Para pakar lain pun menyatakan tidak menemukan teori yang masuk akal tentang puncak Anak Krakatau akan kembali meletus. Pulau Rakata, yang merupakan salah satu dari tiga pulau sisa Gunung Krakatau kemudian makin tumbuh karena dorongan vulkanik dari dalam perut bumi yang dikenal sebagai Gunung anak Krakatau. Kemudian, dua gunung api muncul di tengah kawah, masyarakat setempat menyebutnya Gunung Danan dan Gunung Perbuwatan yang lama kelamaan menyatu hingga terbentuklah Gunung anak Krakatau. Anda bisa mendapatkan http://www.paketwisatamurah.net/ dengan menghubungi agen wisata terpercaya anda.

Gunung Krakatau meletus pada tahun sekitar 1680 yang menghasilkan lava andesitik asam. Kemudian disusul pada tahun 1880 Gunung Perbuwatan aktif mengeluarkan lava andesitik asam juga tapi tidak sampai meletus. Setelah itu aktivitas vulkanis tidak ada lagi di Krakatau hingga rentang waktu 20 Mei 1883. setelah 200 tahun tertidur dan tanpa aktivitas, terjadi letusan kecil pada Gunung Krakatau. Itu tanda-tanda awal terjadinya letusan maha dahsyat di Selat Sunda. Letusan kecil ini kemudian disusul dengan letusan menengah yang puncak letusan besar terjadi pada Agustus 1883 yang meluluhlantakan gunung krakatau ini.
Admin · 691 tampilan · 0 komentar

Permanen link untuk entry penuh

http://belajarmencoba.sosblogs.com/Gembong-b1/Anak-Krakatau-dan-Sejarah-Letusan-Terhebat-b1-p3.htm

Komentar

Tidak ada Komentar untuk posting ini...


Beri komentar

Dilarang mengomentari blog ini

Kalenderxxx

November 2014
SenSelRabKamJumSabMin
 << < > >>
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Siapa yang Online?

Anggota: 0
Visitors: 2

Announce

rss Syndication